FPTI Berkoordinasi Dengan INASGOC, Untuk Adakan Test Event
February 25, 2018

Canyoning, Sensasi Panjat Tebing yang Beda

Canyoning adalah olahraga ekstreme menuruni gunung dan menaiki tebing dengan teknik single roof atau yang lebih dikenal rappelling dan ascending di air terjun. Teknik single roof adalah cara bagaimana pelaku olahraga ini menggunakan seuntas tali sebagai sarana untuk menaiki dan menuruni air terjun tersebut.

 

Tidak sembarangan untuk melakukan kegiatan ini, dibutuhkan keahlian khusus untuk berhasil melakukan Cayoning. Salah satu penggeliat pertama Olahraga ini di Indonesia adalah anggota Mahpala STIESIA Surabaya, ketika itu mereka membuat one day adventure yang artinya olahraga ekstrem yang dapat dilakukan ketika mengisi waktu luang.

 

Pada dasarnya peralatan yang dibutuhkan untuk bermain Canyoning sama dengan peralatan yang dipergunakan untuk memanjat tebing. Sementara cara penggunaan alat untuk menaiki dan menuruni tebing dengan menggunakan acender dan descender atau alat turun naik mendaki tebing.

 

Karena kegiatannya di daerah pegunungan dan harus melawan deras nya air terjun, para pelaku olahraga ekstrem ini harus berhati-hati dengan serangan hipotermia. Oleh karena itu asupan gizi sangat dibutuhkan oleh para penggiatnya.

 

Untuk pemilihan air terjun juga harus diperhatikan, dan lokasi yang ideal adalah mulut air terjun harus lebar dan debit airnya tidak terlalu deras. Walaupun terbilang ekstreme olahraga Canyoning ini sudah banyak yang menggelutinya, terutama para pemanjat tebing yang ingin mencari sensasi dan tantangan baru dengan memanjat man menurunni tebing di air terjun.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *